Rabu 31 Jan 2024 15:00 WIB

Cara dan Syarat Ajukan Pinjaman Khusus Karyawan

Pinjaman khusus karyawan merupakan produk pinjaman dana yang bisa dimanfaatkan karyawan untuk berbagai kebutuhan sekaligus, berikut penjelasan selengkapnya:

Rep: cermati.com/ Red: cermati.com
Cermati
Foto: Cermati
Cermati

Pinjaman khusus karyawan merupakan produk pinjaman dana yang bisa dimanfaatkan karyawan untuk berbagai kebutuhan sekaligus. Secara umum tujuan pinjaman ini adalah untuk mengatasi masalah keuangan para karyawan, terutama di tanggal-tanggal tua saat gaji belum cair.

Namun sama dengan jenis pinjaman lainnya, pinjaman ini juga akan menjadi utang dan membebani keuangan, sehingga sangat penting untuk merencanakan pengajuannya dengan matang.

Kelebihan dan Kekurangan Pinjaman Karyawan

Mengajukan Pinjaman

Ada beberapa kelebihan yang bisa didapatkan dari pinjaman khusus karyawan, antara lain:

  1. Syarat pengajuan yang terbilang mudah dan simpel.
  2. Besaran cicilan yang ringan dan bisa disesuaikan dengan gaji.
  3. Tenor pinjaman yang fleksibel dan bisa dipilih dengan leluasa.
  4. Adanya tambahan layanan asuransi dalam produk pinjaman.
  5. Tidak ada survey, sehingga proses pengajuan terbilang cepat.
  6. Plafon yang cukup besar, mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 300 jutaan. 
  7. Tidak membutuhkan jaminan, biaya administrasi dan juga hanya menerapkan provisi yang rendah. 

Pinjaman khusus karyawan ini juga memiliki beberapa kekurangan, antara lain: 

  • Resiko gagal bayar atau kredit macet, jika sewaktu-waktu karyawan yang mengajukan kehilangan pekerjaan di perusahaan.
  • Terjadi penurunan jumlah gaji, sebab gaji terpotong otomatis untuk membayar cicilan pinjaman tersebut.

Persyaratan Umum dan Dokumen Pengajuan Pinjaman Karyawan

Berdasarkan sistem pembayaran gajinya, karyawan bisa dibedakan menjadi 2 macam, yakni karyawan payroll dengan karyawan non-payroll. Karyawan payroll merupakan karyawan yang gajinya akan dibayarkan perusahaan melalui layanan transfer bank langsung, di mana bank yang digunakan perusahaan dengan karyawan adalah bank yang sama dan telah ditunjuk oleh perusahaan.  

Sedangkan karyawan non-payroll tidak selalu menggunakan layanan bank yang sama dengan pihak perusahaan, namun pembayaran gaji ini bisa saja dilakukan dari bank yang berbeda. Di dalam prakteknya, karyawan payroll biasanya tidak akan membutuhkan dokumen slip gaji ketika mengajukan pinjaman karyawan, sebab bank sudah bisa mengakses informasi tersebut melalui rekening yang bersangkutan. 

Berikut ini adalah beberapa persyaratan yang dibutuhkan untuk mengajukan pinjaman karyawan: 

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) dan berdomisili di wilayah Indonesia.
  2. Berusia antara 21 hingga 55 tahun.
  3. Memiliki penghasilan minimal Rp 2,5 juta untuk karyawan payroll atau minimal Rp 3 juta untuk karyawan non-payroll.
  4. Berstatus sebagai karyawan tetap di dalam perusahaan.

Selain persyaratan umum di atas, karyawan yang ingin mengajukan pinjaman ini juga wajib menyertakan beberapa dokumen berikut ini: 

  1. Mengisi dan mencantumkan formulir pinjaman karyawan. 
  2. Fotokopi atau scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Fotokopi atau scan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau SPT
  4. Fotokopi atau scan slip gaji terakhir.
  5. Fotokopi atau scan Surat Keterangan (SK) kerja.

Pastikan kamu memenuhi persyaratan di atas dan melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan untuk proses pengajuan pinjaman karyawan tersebut. Hal ini penting, agar permohonan pinjaman bisa segera disetujui dengan cepat.

 

Cara Mengajukan Pinjaman Khusus Karyawan

Jika semua persyaratan di atas sudah dipenuhi dengan baik, maka kamu bisa mengajukan pinjaman karyawan dengan beberapa cara berikut ini: 

  1. Kunjungi website resmi bank atau lembaga keuangan lainnya yang akan dijadikan sebagai tempat mengajukan pinjaman karyawan.
  2. Pilih plafon pinjaman yang tepat dan sesuai kebutuhan, lalu pilih tenor pinjaman yang diinginkan. 
  3. Isi data diri pada formulir pengajuan yang tersedia, pastikan semua informasi yang dicantumkan sudah benar. 
  4. Unggah semua dokumen pendukung yang dibutuhkan dalam proses pengajuan pinjaman karyawan ini. 
  5. Pastikan semua data dan dokumen sudah terisi dengan benar, lalu kirim permohonan pengajuan pinjaman. 

Aplikasi pengajuan pinjaman kamu akan diproses oleh pihak bank atau lembaga keuangan yang dipilih. Proses ini membutuhkan waktu beberapa lama, tergantung pada kebijakan perusahaan tersebut. Pihak perusahaan pembiayaan akan menghubungimu untuk proses verifikasi data. Jika semua berjalan lancar dan aplikasi pinjaman disetujui, maka dana tersebut akan segera dikirimkan ke rekening bank. 

Lengkapi dan Ajukan Pinjaman Karyawan dengan Tepat

Mengajukan pinjaman khusus karyawan bisa menjadi pilihan bagi yang bekerja dan membutuhkan pinjaman dana. Ada banyak bank dan lembaga keuangan yang bisa dijadikan pilihan, di mana bisa memilih salah satu yang terbaik. Lengkapi semua persyaratan pengajuan pinjaman dengan baik, agar permohonan tersebut bisa segera disetujui. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Cermati.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Cermati.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement